15 Tempat Wisata Di Sumatera Selatan, Benteng Kuto Besar Punya Sejarah Menarik

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Terima kasih sudah berkunjung ke website kami hari ini. Kamu pasti sedang mencari tempat wisata di Sumatera Selatan yang menarik dan mempesona. Di sini, kami akan memberikan informasi tentang beberapa pilihan tempat wisata yang wajib kamu kunjungi saat berlibur di Sumatera Selatan.

Daftar Isi Artikel:

Lanjutkan membaca untuk mengetahui detail dari masing-masing tempat wisata di Sumatera Selatan yang kami rekomendasikan.

Pulau Belitung

Pulau Belitung adalah sebuah pulau yang terletak di lepas pantai timur Sumatera, Indonesia. Pulau ini terkenal dengan keindahan pantainya yang masih alami dan terjaga keasriannya.

Sejarah Pulau Belitung

Pulau Belitung pernah menjadi pusat perdagangan timah pada abad ke-19. Karena itu, pulau ini sering disebut sebagai “Negeri Laskar Pelangi” karena terkenal melalui novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Di pulau ini juga terdapat berbagai situs sejarah seperti bekas tambang timah dan beberapa bangunan peninggalan Belanda.

Keindahan Pulau Belitung

Pulau Belitung memiliki pantai yang indah dan masih asri. Beberapa pantai yang terkenal di pulau ini adalah Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Tanjung Kelayang, dan Pulau Lengkuas yang terkenal dengan mercusuar nya. Selain itu, pulau ini juga memiliki keindahan alam yang memukau seperti Danau Kaolin dan Batu Belayar.

Kuliner Khas Pulau Belitung

Pulau Belitung juga terkenal dengan kuliner khasnya yang lezat seperti mie belitung, nasi belut, dan kue kemplang. Mie Belitung terbuat dari tepung sagu yang dijadikan mie dan disajikan dengan kuah santan, ikan, dan sayur-sayuran. Nasi belut adalah nasi yang disajikan dengan lauk belut dan sambal. Sedangkan kue kemplang adalah kue yang terbuat dari sagu dan diisi dengan gula merah atau kelapa.

Benteng Kuto Besar

Benteng Kuto Besar

Sejarah Benteng Kuto Besar

Benteng Kuto Besar adalah sebuah benteng yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan. Benteng ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin I (1724-1758). Pada awalnya, benteng ini berfungsi sebagai tempat pertahanan dari serangan Belanda yang ingin menguasai wilayah Palembang.

Setelah kemerdekaan Indonesia, benteng ini sempat digunakan sebagai kantor pemerintahan dan sebagai tempat berlangsungnya upacara peringatan hari kemerdekaan. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi benteng semakin memburuk dan akhirnya dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Palembang.

Keunikan Benteng Kuto Besar

Benteng Kuto Besar memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya menjadi salah satu tempat wisata yang populer di Palembang. Berikut adalah beberapa keunikan dari benteng ini:

  • Benteng ini memiliki arsitektur yang unik dengan gaya bangunan khas Melayu.
  • Benteng ini memiliki dinding yang tebal dan kuat sehingga sulit dihancurkan.
  • Benteng ini pernah menjadi tempat berlangsungnya pertempuran sengit antara pasukan Sultan dan pasukan Belanda pada masa lalu.
  • Benteng ini memiliki taman yang indah yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
  • Benteng ini menjadi salah satu tempat yang paling direkomendasikan untuk menikmati pemandangan kota Palembang dari ketinggian.
  • Benteng ini memiliki museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah dan budaya Palembang.
  • Benteng ini menjadi salah satu lokasi yang sering digunakan untuk berbagai acara budaya dan seni di Palembang.

Danau Ranau

Danau Ranau

Terletak di ketinggian 1.200 mdpl, Danau Ranau merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Danau ini memiliki luas sekitar 4.278 hektar dan menjadi salah satu danau terbesar di Kalimantan Selatan. Berikut adalah pemahaman tentang Danau Ranau:

  • Merupakan danau terbesar di Kalimantan Selatan
  • Terletak di ketinggian 1.200 mdpl
  • Memiliki luas sekitar 4.278 hektar
  • Terletak di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan
  • Merupakan destinasi wisata alam yang populer di Kalimantan Selatan
  • Menawarkan pemandangan alam yang indah
  • Menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan dan burung
  • Bisa diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum
  • Terdapat beberapa penginapan dan tempat makan di sekitar Danau Ranau

Curup Tenang

Curup Tenang

Curup Tenang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Desa ini memiliki keindahan alam yang menakjubkan dan suasana yang tenang.

Lokasi

Desa Curup Tenang terletak di lereng Gunung Slamet dan berada di ketinggian sekitar 800 mdpl. Desa ini berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Purwokerto.

Wisata Alam

  • Hutan Pinus Curup Tenang
  • Curug Curup Tenang
  • Pemandian Air Panas Sumberwatu
  • Kebun Teh Kemuning

Tradisi

  • Tradisi Grebeg Suro
  • Tradisi Ruwatan Desa
  • Tradisi Sedekah Bumi

Kuliner

  • Nasi liwet
  • Sate kambing
  • Tahu gejrot
  • Tempe mendoan

Air Terjun Lubuk Linggau

Keindahan Alam yang Menakjubkan

Air Terjun Lubuk Linggau adalah salah satu destinasi wisata alam yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. Air terjun ini memiliki keindahan yang menakjubkan dengan air yang jernih dan segar serta pemandangan hutan yang masih alami. Tak hanya itu, suasana sejuk dan tenang juga membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan

Air Terjun Lubuk Linggau menyajikan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung. Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung juga bisa melakukan trekking untuk mengeksplorasi hutan yang masih alami. Selain itu, pengunjung juga bisa berenang di kolam air terjun atau sekadar bersantai menikmati alam sekitar.

Fasilitas yang Tersedia

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, di sekitar Air Terjun Lubuk Linggau tersedia beberapa fasilitas seperti warung makan, kamar mandi, tempat parkir, dan penginapan. Pengunjung juga bisa menyewa guide untuk memandu saat trekking atau menjelajah sekitar air terjun.

Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang adalah salah satu masjid terbesar di kota Palembang, Sumatera Selatan. Masjid ini dibangun pada tahun 2001 dan diresmikan pada tahun 2006 oleh Gubernur Sumatera Selatan saat itu, Syahrul Yasin Limpo.

Sejarah

Masjid Agung Palembang dibangun sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang akan tempat ibadah yang cukup luas, mengingat jumlah umat muslim yang semakin meningkat di kota ini. Pembangunan masjid ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan sejumlah donatur.

Arsitektur

Masjid Agung Palembang memiliki arsitektur yang unik dan menarik. Bangunan utama masjid ini terdiri dari tiga lantai, dengan kubah berbentuk segi delapan yang sangat besar di atasnya. Di bagian dalam, terdapat ruang sholat yang sangat luas dan nyaman.

Fasilitas

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Palembang juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya adalah ruang pertemuan, perpustakaan, kantor pengelola masjid, serta area parkir yang cukup luas.

Aktivitas

Masjid Agung Palembang menjadi pusat kegiatan umat muslim di Palembang. Di sini, sering diadakan berbagai kegiatan seperti pengajian, buka puasa bersama, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Selain itu, masjid ini juga sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat keindahan arsitekturnya.

Lokasi

Masjid Agung Palembang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Lokasi masjid ini sangat strategis, karena mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Palembang.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Pulau ini memiliki sejarah dan legenda yang menarik untuk dijelajahi.

Sejarah Pulau Kemaro

Pulau Kemaro memiliki sejarah yang panjang. Menurut catatan sejarah, pulau ini pertama kali didirikan oleh seorang pendeta Budha bernama Sang Kuan Nio pada abad ke-14. Kemudian, pulau ini dijadikan tempat peristirahatan oleh seorang pangeran Palembang yang bernama Raden Bagus Kuning.

Legenda Pulau Kemaro

Pulau Kemaro juga memiliki legenda yang populer di masyarakat Palembang. Konon, ada sepasang kekasih yang berasal dari dua keluarga yang berbeda. Karena adanya perbedaan itu, orang tua kekasih perempuan tidak menyetujui hubungan tersebut dan meminta agar kekasih perempuan menikah dengan orang lain. Kekasih laki-laki yang sedih atas keputusan itu memilih untuk bunuh diri di pulau yang kini dikenal sebagai Pulau Kemaro. Kemudian, kekasih perempuan yang merindukan kekasihnya tersebut juga memilih untuk bunuh diri di pulau yang sama. Konon, mereka berdua kemudian berubah menjadi dua pohon yang saling merindukan satu sama lain.

Wisata Pulau Kemaro

Kini, Pulau Kemaro telah menjadi objek wisata yang cukup populer di Palembang. Di pulau ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah sungai Musi dan menikmati berbagai kuliner khas Palembang. Selain itu, terdapat pula beberapa bangunan dan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Pagoda Avalokitesvara dan Masjid Agung Palembang.

Taman Hutan Riau

Taman Hutan Riau

Taman Hutan Riau adalah sebuah taman hutan yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Taman hutan ini memiliki luas sekitar 70 hektar dan menjadi tempat konservasi bagi flora dan fauna di Riau. Di dalam taman hutan ini terdapat berbagai jenis pohon seperti meranti, jati, dan kayu ulin. Selain itu, terdapat juga beberapa jenis satwa seperti kancil, monyet, dan burung-burung.

Taman Hutan Riau dibuka untuk umum dan menjadi tempat wisata yang populer di Riau. Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan-jalan, bersepeda, dan berkemah. Taman hutan ini juga menjadi tempat untuk melakukan pendidikan lingkungan bagi anak-anak dan masyarakat sekitar.”Taman Hutan Riau menjadi tempat konservasi penting bagi flora dan fauna di Riau, serta menjadi tempat wisata dan pendidikan lingkungan yang populer.”

Pulau Tikus

Setelah membahas mengenai Pulau Tikus, dapat disimpulkan bahwa pulau ini merupakan tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi. Meskipun memiliki ukuran yang kecil, namun Pulau Tikus memiliki keindahan alam yang luar biasa. Dari pantainya yang bersih dan tenang, hingga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, semuanya membuat wisatawan merasa betah untuk berlama-lama di sana.Namun, sebagai wisatawan yang bertanggung jawab, kita juga harus memperhatikan dan menjaga kelestarian alam Pulau Tikus. Kita dapat memulainya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi peraturan yang ada di sana.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *